Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemkot Bekasi Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes, 4 Orang Sudah Teridentifikasi

Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes, PUSPAGA Bekasi Langsung Gerak Cepat

Info Terkini: PT Astra International Tbk Kembangkan Wisata Budaya Osing di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi yang Harus Anda Ketahui

Facebook X (Twitter) Instagram
asmentv.com
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending
asmentv.com
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending
You are at:Home»Trending»Aghniny Haque Hadapi Teror Desa Gringsing
Trending

Aghniny Haque Hadapi Teror Desa Gringsing

utaraBy utaraSeptember 19, 2026 5:35 am013 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

AsMENTV, Jakarta — Film horor misteri Bisikan Desa Gringsing siap membawa teror dan misteri ke layar lebar Indonesia mulai 24 September 2026. Film produksi Mandela Pictures dan Oceanus Media Global (OMG Studios) tersebut telah diperkenalkan kepada awak media melalui kegiatan press screening dan press conference di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

 

Film yang ditulis dan disutradarai Ivander Tedjasukmana itu mengisahkan Hesti, diperankan Aghniny Haque, yang datang ke Desa Gringsing untuk mencari ayahnya yang menghilang. Pencarian tersebut justru membawanya pada serangkaian kejadian mistis yang berkaitan dengan Fatimah, sosok arwah yang dipercaya mengurung seluruh warga di desa dan menghabisi siapa saja yang berusaha keluar.

 

Seiring penyelidikan dilakukan, Hesti menemukan berbagai rahasia yang selama ini disembunyikan warga Desa Gringsing. Setiap tokoh memiliki bagian dari misteri tersebut, sementara perjalanan Hesti perlahan mempertemukannya dengan persoalan masa lalu yang turut memengaruhi teror yang dialaminya.

 

Produser Mandela Pictures, Manoj K. Samtani, mengatakan film tersebut sejak awal dirancang agar penonton ikut mengikuti perjalanan Hesti dalam mencari jawaban. Menurutnya, perjalanan karakter utama tidak hanya berfokus pada satu misteri, tetapi juga membuka sejumlah rahasia lain sepanjang cerita.

 

“Sejak awal kami ingin Bisikan Desa Gringsing menjadi pengalaman sinematik di mana penonton terus terlibat dengan ceritanya. Hesti datang ke Desa Gringsing untuk mencari satu jawaban, tetapi perjalanannya justru membuka begitu banyak pertanyaan lain,” ujar Manoj.

 

Dari sisi produksi, film ini menggunakan teknologi virtual production yang dipadukan dengan pengambilan gambar di real set. Sejumlah adegan dikerjakan menggunakan LED volumetric stage sehingga lingkungan digital dapat ditampilkan secara real time di hadapan pemain. Pendekatan tersebut digunakan untuk membangun suasana Desa Gringsing, mulai dari jalan berkabut hingga berbagai peristiwa supernatural.

 

Founder dan CEO Oceanus Media Global, Nick GC Tan, mengatakan perpaduan teknologi dan produksi konvensional menjadi bagian penting dalam membangun dunia film. Produksi juga melibatkan talenta kreatif dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

 

“Bisikan Desa Gringsing menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberikan hasil terbaik ketika digunakan untuk mendukung cerita. Dengan memadukan virtual production, real set, serta talenta kreatif dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia, kami bersama-sama membangun Desa Gringsing sebagai satu dunia sinematik yang utuh,” kata Nick.

 

Film ini menjadi bagian dari kolaborasi produksi Indonesia, Singapura, dan Malaysia dengan memanfaatkan fasilitas virtual production OMG Studios di Iskandar Malaysia Studios, Johor, Malaysia. Selain Aghniny Haque dan Fatmah Nahdi, film tersebut turut dibintangi Surya Saputra, Kiki Narendra, Iskak Khivano, Hesti Putri, Iyang Darmawan, Akun Gege, Swetajaloe, Nina Tamam, Mian Tiara, Nizar Umar, Azkya Mahira, Shaqueena Medina Lukman, dan Nazhira Rizka. Setelah tayang di Indonesia pada 24 September 2026, film ini dijadwalkan menyusul ke Malaysia, Singapura, Turki, dan Azerbaijan.  (***)

 

(Rizki)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleInfo Terkini: Muscam FKKS Pasar Rebo Sukses, Kepengurusan Baru Siap Perkuat Peran Komite Sekolah yang Harus Anda Ketahui
Next Article BGN Respon Cepat Kasus Gangguan Kesehatan MBG di Karo Kepala BGN Lakukan Kordinasi dan Investigasi.
utara

Related Posts

Pembina dan Ketum AsMEN Tekankan Disiplin Organisasi

Oktober 10, 2026 11:32 am

Polisi Ungkap Identitas Tersangka Kekerasan Sexual terhadap Santriwati di Bekasi

Oktober 10, 2026 10:17 am

AsMEN DKI Konsolidasi Jelang Harlah Ke-5

Oktober 6, 2026 4:35 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin Bersama Istri Menghadiri Gebyar HUT RI Ke-81 di Kelurahan Parung Serab Tangerang Kota.

Agustus 25, 2026 1:53 pm142 Views

Dirut PT. Taruna Heru Birowo SH, Bersama Para Direksi Kunjungi Wafatnya Almarhum Duryanto Bin Muhadi.

Agustus 24, 2026 7:46 am119 Views

Jum’at Berkah ILUNI SMANSA Cibinong, Sebanyak 160 Paket Makanan Dibagikan ke Masyarakat

Oktober 10, 2026 12:07 am100 Views
© 2026 AsmenTV. Designed by Asmentv.com.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.