JAKARTA TIMUR, AsMEN tv – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memperkuat koordinasi dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui Pertemuan Rutin (Pertin) September 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Sri Gunting Lantai 2, Gedung Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (28/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi program sekaligus menyusun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan keluarga di wilayah Jakarta Timur.
Wali Kota Jakarta Timur mengatakan, pertemuan rutin memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi antarjajaran serta mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan.
“Pertemuan rutin merupakan forum strategis untuk memperkuat koordinasi, melakukan evaluasi program, serta menyusun langkah bersama guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat di wilayah Jakarta Timur,” kata Wali Kota.
Salah satu pembahasan utama dalam Pertin September adalah penguatan upaya pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TBC). Upaya tersebut dilakukan melalui integrasi pelaksanaan screening dan tracing TBC dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Dalam pelaksanaannya, kader Tim Penggerak PKK Jakarta Timur diharapkan dapat berperan aktif sebagai jembatan informasi bagi masyarakat, khususnya keluarga, mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini TBC.
“Peran kader PKK sangat diharapkan dapat menjadi jembatan informasi untuk mengajak keluarga lebih peduli pada pencegahan, deteksi dini, penemuan kasus, dan tindakan pengobatan secara terpadu. Selain itu, ditegaskan pula pentingnya kolaborasi berkelanjutan dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga tingkat kader di masyarakat,” jelasnya.
Pertin tersebut dihadiri narasumber dari Suku Dinas Kesehatan, PMI Kota Jakarta Timur, jajaran pengurus TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan, serta kader PKK dari seluruh wilayah Jakarta Timur.
Selain membahas isu kesehatan, kegiatan juga menjadi momentum evaluasi capaian program kerja PKK. Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, menyampaikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan program prioritas hasil Rakerda PKK 2026.
Essie mengingatkan kembali empat program fokus, yakni Senam Ibu Bisa, Ruang Ibu Bisa, Kampung Gue, dan Pasar Ibu Bisa.
Untuk program Senam Ibu Bisa Jilid 3, seluruh kader diminta segera melakukan sosialisasi dan menggalakkan kegiatan senam bersama setiap hari Jumat di wilayah masing-masing.
Sementara itu, dalam pelaksanaan program Kampung Gue, setiap kelurahan diwajibkan membentuk satu pilot project berupa RW atau RT percontohan yang nantinya ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK).
Pada Oktober 2026, TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur juga dijadwalkan melaksanakan kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (Sume).
“Fokus evaluasi Sume menekankan pada kelengkapan administrasi. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara efisien tanpa seremonial rumit dan langsung diawali dengan paparan dari Ketua TP PKK kecamatan serta peninjauan kelengkapan buku-buku administrasi,” ungkap Essie.
Dalam kesempatan tersebut, Essie juga memberikan apresiasi kepada Kecamatan Pasar Rebo dan TP PKK Kelurahan Baru yang berhasil meraih juara kedua dalam Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Menutup arahannya, Essie mengajak seluruh jajaran PKK untuk terus konsisten dalam mengelola sampah lingkungan serta turut mencari solusi terhadap persoalan anak tidak sekolah di wilayah masing-masing.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan Go Green, seluruh peserta juga diimbau membiasakan diri membawa botol minum atau tumbler setiap mengikuti pertemuan rutin. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Semangat gotong royong dan kerja sama tim diharapkan terus terjaga demi mewujudkan masyarakat Jakarta Timur yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tandasnya.
