AsMEN TV, Jakarta Timur – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Peningkatan Ketahanan Ekonomi di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur” yang berlangsung di Ruang Srigunting, Lantai 2, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pengembangan jaringan usaha yang berkelanjutan.
Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Timur, Eliazer Hutapea, S.E., MM menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ketahanan ekonomi di wilayah Jakarta Timur.
Penguatan ekonomi masyarakat dinilai perlu dilakukan secara bersama-sama agar pelaku UMKM mampu berkembang, meningkatkan produktivitas, serta menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Libatkan 90 Peserta dari Berbagai Unsur Masyarakat
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 90 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Tim Penggerak PKK, pelaku UMKM binaan Suku Dinas terkait, komunitas usaha, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Bundo Kandung serta perwakilan organisasi dan komunitas masyarakat.
Asosiasi Media Nasional (AsMEN) juga turut berpartisipasi dalam kepanitiaan kegiatan tersebut.
Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan mampu membangun kerja sama yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan pendampingan, penguatan keterampilan, serta akses terhadap peluang pasar.

Dalam laporan panitia disampaikan bahwa kegiatan penguatan ketahanan ekonomi bertujuan mendorong kemandirian dan meningkatkan daya saing masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pengembangan usaha mandiri, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi dan Akses Permodalan
Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Fitri Rinaldi, S.E., M.M., Deputi Bidang Pembiayaan Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia, yang memberikan pemahaman mengenai dukungan kebijakan pemerintah terhadap pengembangan usaha mikro.
Penguatan akses pembiayaan menjadi salah satu aspek penting agar pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas jangkauan pemasaran.
Di tengah perkembangan teknologi, pelaku UMKM juga didorong untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk.
Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu pelaku usaha lokal menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing produk di tengah persaingan pasar.
Selain dukungan permodalan, peningkatan kualitas produk, inovasi, dan penguatan manajemen usaha juga menjadi faktor penting dalam menciptakan UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.

Perkuat Peran Perempuan dalam Ekonomi Keluarga
Kegiatan ini juga melibatkan Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin
sebagai narasumber yang dijadwalkan menyampaikan materi mengenai pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga, baik melalui pengelolaan keuangan rumah tangga maupun pengembangan usaha produktif berbasis keluarga.
Melalui pemberdayaan perempuan, pemerintah berharap semakin banyak keluarga yang mampu menciptakan sumber pendapatan tambahan dengan memanfaatkan keterampilan, kreativitas, serta potensi usaha di lingkungan masing-masing.
Penguatan ekonomi keluarga juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.
Bangun Kolaborasi untuk Ekonomi Jakarta Timur yang Lebih Kuat
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berupaya mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu forum untuk memperkuat komunikasi, membangun jejaring usaha, dan membuka peluang kolaborasi.
Sinergi antara pemerintah, organisasi pengusaha, komunitas UMKM, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Dengan adanya pendampingan, peningkatan keterampilan, kemudahan akses informasi, serta penguatan jaringan pemasaran, pelaku UMKM diharapkan dapat semakin mandiri dan mampu mengembangkan usahanya.
Kegiatan penguatan ketahanan ekonomi ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
Pemerintah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga mampu menghasilkan kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan masyarakat.
Dengan semakin kuatnya sektor UMKM dan ekonomi keluarga, Jakarta Timur diharapkan mampu membangun masyarakat yang lebih mandiri, produktif, sejahtera, dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
(Kus)
