TANGERANG SELATAN — Camat Pondok Aren menyampaikan apresiasi atas keberadaan dan kiprah Majelis Taklim yang dinilai memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keagamaan sekaligus membentuk karakter generasi muda di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Camat Pondok Aren dalam acara Penguatan Kelembagaan Majelis Taklim di Kota Tangerang Selatan, yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, para lurah, unsur aparatur wilayah, tokoh masyarakat, para sesepuh, Ketua RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus dan anggota Majelis Taklim(10/9).
Dalam sambutannya, Camat Pondok Aren mengatakan bahwa keberadaan Majelis Taklim, khususnya yang digerakkan oleh kaum ibu, telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Pondok Aren, saya menyampaikan apresiasi kepada ibu-ibu Majelis Taklim. Peran ibu-ibu sangat penting sebagai salah satu pilar dalam membangun keluarga dan membentuk generasi yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi pengajian yang dilakukan masyarakat sejak dahulu telah menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan agama di lingkungan keluarga. Dari kegiatan tersebut, nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia menilai, peran ibu sangat strategis dalam memberikan pendidikan pertama kepada anak-anak di lingkungan keluarga. Karena itu, kegiatan Majelis Taklim tidak hanya sebatas kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, kepedulian sosial, serta membangun ketahanan keluarga.
“Sejak dahulu, ibu-ibu sudah menjadi bagian penting dalam mengajarkan anak-anak mengaji dan memahami agama. Dari sinilah kita berharap lahir generasi yang memiliki akhlak, iman dan mampu terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.
Pemkot Tangsel Terus Berikan Perhatian
Camat juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memberikan perhatian terhadap keberadaan Majelis Taklim dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Ia berharap dukungan pemerintah dapat terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan program pembangunan yang ada, sehingga keberadaan Majelis Taklim semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pemerintah sudah sangat memberikan perhatian. Bantuan dan dukungan yang diberikan tentunya harus kita syukuri. Mudah-mudahan ke depan secara bertahap dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat bagi seluruh Majelis Taklim yang ada,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat juga mengajak seluruh pengurus Majelis Taklim untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah serta menjaga suasana kebersamaan.
Ia mengingatkan agar setiap perbedaan maupun kekurangan yang ada tidak menjadi penghambat dalam membangun kebersamaan.
“Yang terpenting adalah kita memperbanyak rasa syukur dan menjaga komunikasi. Jangan sampai karena terlalu banyak mengeluh, orang yang sebenarnya ingin membantu justru menjadi kurang nyaman. Mari kita bangun suasana yang positif dan saling mendukung,” pesannya.
Jabatan Harus Memberikan Manfaat
Lebih lanjut, Camat Pondok Aren menegaskan bahwa setiap amanah dan jabatan yang diberikan kepada seseorang harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mengutip nasihat yang pernah disampaikan kepadanya bahwa menjadi bagian dari pemerintahan bukan semata-mata soal kedudukan, tetapi bagaimana kehadirannya dapat dirasakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kalau menjadi anak pejabat atau menjadi orang yang diberikan amanah, kehadirannya harus memberikan manfaat. Jangan sampai jabatan yang kita miliki justru menjadi sumber masalah bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas, aparatur pemerintah harus senantiasa mendapatkan arahan dan masukan dari para ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, ulama, Majelis Taklim, tokoh masyarakat, RT/RW serta unsur keamanan menjadi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.
“Dalam menjalankan tugas, kita tentu memiliki banyak kekurangan dan kelemahan. Karena itu, kita membutuhkan nasihat dari para ulama dan tokoh masyarakat agar setiap amanah yang diberikan dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Reporter_Herman

