AsMEN TV, Abu Dhabi – Nama Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya dikenal dalam hubungan bilateral Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA), tetapi juga diabadikan menjadi nama sebuah masjid di Abu Dhabi. Masjid tersebut bernama Masjid Presiden Joko Widodo dan berada di kawasan diplomatik Abu Dhabi.
Masjid ini diresmikan pada Desember 2023. Keberadaannya menjadi salah satu simbol hubungan erat antara Indonesia dan UEA yang berkembang selama masa pemerintahan Jokowi. Melansir dari Antara, masjid tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia, korps diplomatik serta menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
Pemberian nama tersebut juga memiliki konteks diplomatik. Hubungan Indonesia dan UEA semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk melalui berbagai kerja sama di bidang ekonomi, investasi, perdagangan dan keagamaan. Sebelumnya, di Indonesia juga berdiri Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang diresmikan pada Senin, 14 November 2022, oleh Presiden Jokowi bersama Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Masjid tersebut merupakan hadiah dari Presiden MBZ kepada Indonesia dan dibangun di Kota Solo, Jawa Tengah.
Dengan demikian, keberadaan Masjid Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi tidak sekadar dipandang sebagai sebuah bangunan tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol persahabatan dua negara. Nama Jokowi yang diabadikan pada masjid tersebut menjadi bagian dari sejarah hubungan Indonesia–UEA yang kemudian terus berkembang dalam berbagai bidang.
Menariknya, terdapat dua simbol yang saling berhubungan: Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo sebagai hadiah dari UEA untuk Indonesia, serta Masjid Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Presiden Indonesia tersebut. Presiden Jokowi sendiri menyebut Masjid Raya Sheikh Zayed Solo sebagai simbol persaudaraan dan persahabatan antara rakyat Indonesia dan rakyat UEA.
Imam Setiadi
