Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Number One OnlyFans Site Security and Reliability

OnlyFans Models Ranking Guide – How Rankings Are Calculated, Used, and Built

Free OnlyFans Without Account: Practical Guide & Safe Methods 2024

Facebook X (Twitter) Instagram
asmentv.com
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending
asmentv.com
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending
You are at:Home»Terkini»Wajib Tahu: Kepala BNN Cerita Keberhasilan Tangkap Dewi Astutik, Buron Kasus 2 Ton Sabu Secara Detail
Terkini

Wajib Tahu: Kepala BNN Cerita Keberhasilan Tangkap Dewi Astutik, Buron Kasus 2 Ton Sabu Secara Detail

penulisBy penulisJuli 23, 2026 1:27 pm002 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan keberhasilan penangkapan buronan kasus penyelundupan 2 ton sabu, Dewi Astutik. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menceritakan proses panjang pelarian hingga penangkapan buron internasional tersebut.

“Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras, kesabaran, dan sinergi yang sangat kuat antara BNN, kepolisian, instansi terkait, serta kerja sama internasional dengan aparat penegak hukum di luar negeri,” ujar Suyudi dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Kamis (23/7/2026).

Suyudi menjelaskan bahwa Dewi Astutik merupakan salah satu tokoh kunci dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional yang telah lama diburu. Jaringan ini diketahui berupaya menyelundupkan sabu dalam jumlah sangat besar, yakni mencapai 2 ton, ke wilayah Indonesia.

Menurut Suyudi, pelaku terus berpindah-pindah tempat dan memanfaatkan jaringan lintas negara untuk bersembunyi dari kejaran petugas. Namun, berkat pemantauan intensif, analisis intelijen yang matang, serta koordinasi antarnegara yang solid, keberadaannya akhirnya berhasil terdeteksi dan dilanjutkan dengan tindakan penangkapan.

Keberhasilan penangkapan ini, tegas Suyudi, menjadi bukti nyata commitment dan ketegasan BNN bersama seluruh unsur penegak hukum bahwa tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan narkotika, khususnya para pengendali jaringan internasional.

“Penindakan tegas dan penegakan hukum yang tak kenal kompromi akan terus kita lakukan untuk memutus mata rantai pasokan narkoba dan melindungi masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleWajib Tahu: Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Ubah Mindset Petani Ganja Jadi Tanam Kopi Secara Detail
Next Article Wajib Tahu: BNN Inisiasi Program Ananda Bersinar, Perang Melawan Narkoba Secara Detail
penulis

Related Posts

Number One OnlyFans Site Security and Reliability

Oktober 12, 2026 3:17 pm

OnlyFans Models Ranking Guide – How Rankings Are Calculated, Used, and Built

Oktober 12, 2026 3:17 pm

Free OnlyFans Without Account: Practical Guide & Safe Methods 2024

Oktober 12, 2026 3:17 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin Bersama Istri Menghadiri Gebyar HUT RI Ke-81 di Kelurahan Parung Serab Tangerang Kota.

Agustus 25, 2026 1:53 pm144 Views

Dirut PT. Taruna Heru Birowo SH, Bersama Para Direksi Kunjungi Wafatnya Almarhum Duryanto Bin Muhadi.

Agustus 24, 2026 7:46 am119 Views

Jum’at Berkah ILUNI SMANSA Cibinong, Sebanyak 160 Paket Makanan Dibagikan ke Masyarakat

Oktober 10, 2026 12:07 am111 Views
© 2026 AsmenTV. Designed by Asmentv.com.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Terkini
  • Daerah
  • Internasional
  • Nasional
  • Featured
  • Lifestyle
  • Technology
  • Terkini
  • Trending

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.