AsMEN TV, Jakarta Timur — Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar. Dari lingkungan terkecil seperti rukun tetangga (RT), berbagai kegiatan sederhana dapat dikembangkan menjadi gerakan yang memberikan manfaat di bidang sosial, ekonomi, maupun pendidikan.
Hal tersebut terlihat di lingkungan RT 08/RW 04, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kawasan yang berada di Jalan Nusa Indah IV Gang 8 tersebut mengembangkan sejumlah kegiatan berbasis partisipasi warga, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga pemanfaatan sumber daya untuk kegiatan produktif.
Pada Rabu (7/10/2026), Ketua DPP AsMEN, Nurkholis, CPLA, berkunjung langsung ke kawasan tersebut. Kunjungan dilakukan untuk melihat berbagai potensi dan aktivitas masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sumber daya air, serta mengembangkan kegiatan perikanan warga.
Dalam kunjungan itu, Nurkholis, berdialog dengan Fadil, salah satu penggerak kelompok tani (poktan) perikanan di RT 08. Fadil mewakili pengurus RT yang saat itu berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas ke luar kota.
Fadil menjelaskan, salah satu inovasi yang dikembangkan masyarakat setempat adalah sistem saluran air dua tingkat. Bagian bawah dimanfaatkan sebagai saluran pembuangan air limbah rumah tangga, sementara bagian atas digunakan sebagai kolam untuk pemeliharaan ikan.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan ruang lingkungan secara produktif dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan dan pengelolaan air.
“Kolam ini digunakan untuk memelihara ikan lele dan nila. Airnya tidak bercampur dengan saluran pembuangan. Sumber air kolam berasal dari sumur artesis,” ujar Fadil.
Ia menambahkan, kegiatan perikanan tersebut tidak semata-mata bertujuan menghasilkan manfaat ekonomi. Keberadaan kolam juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat mengenai pemanfaatan lingkungan, pengelolaan sumber daya air, serta pentingnya menjaga kebersihan secara bersama-sama.
Dengan keterlibatan warga, lingkungan dapat tetap terpelihara sekaligus dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang memiliki nilai sosial dan ekonomi.
Sementara itu, Ketua DPP AsMEN Nurkholis, CPLA, mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari perhatian AsMEN terhadap berbagai persoalan masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Menurutnya, ketiga bidang tersebut saling berkaitan dalam membangun masyarakat yang mandiri. Pendidikan dapat menjadi dasar peningkatan pengetahuan, kegiatan ekonomi dapat mendorong kemandirian, sedangkan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Nurkholis, juga menyerahkan bantuan atau donasi sebagai bentuk kepedulian AsMEN kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat, meskipun nilainya tidak besar.
“Kami menyadari bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi yang terpenting adalah kepedulian dan semangat untuk saling membantu,” kata Nurkholis
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus membangun kepedulian mulai dari lingkungan terdekat. Menurutnya, berbagai persoalan sosial dan ekonomi membutuhkan perhatian bersama serta partisipasi masyarakat.
Nurkholis, menilai apa yang dilakukan warga RT 08/RW 04 menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana. Pengelolaan lingkungan, kegiatan perikanan, serta keterlibatan warga menjadi contoh bahwa potensi lokal dapat dikembangkan apabila dilakukan secara bersama-sama.
“Kita berharap kegiatan seperti ini terus berkembang. Dari lingkungan kecil bisa muncul gagasan dan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan DPP AsMEN tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta melihat secara langsung berbagai potensi yang dapat dikembangkan di tingkat lingkungan.
Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, lingkungan RT 08/RW 04 Malaka Jaya diharapkan tidak hanya menjadi kawasan tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuh bagi kegiatan sosial, pembelajaran masyarakat, dan pengembangan ekonomi berbasis potensi warga. ( Dadan)
